Setahun Teror Air Keras, Novel Masih Berharap TGPF

19 views

Novel Baswedan.

SpiritNews.Co, Jakarta | Setahun sudah teror penyerangan air keras pada Novel Baswedan terjadi. Penyidik KPK itu masih berharap pada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang masih belum dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tim gabungan pencari fakta itu tugasnya mencari fakta. Kenapa? Faktanya banyak fakta-fakta yang dilewatkan. Banyak fakta-fakta yang menunjukkan itu tidak diungkap dengan serius,” kata Novel seperti dilansir dari detikcom, Senin, 9 April 2018.

Novel menilai TGPF penting di tengah kesangsiannya pada penyelidikan polisi atas kasusnya itu.

Menurutnya, TGPF bila sudah terbentuk dan bekerja akan dapat memberikan fakta-fakta yang dapat mengungkap kebenaran atas kasusnya itu pada Jokowi dan juga Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Ketika seperti itu, berarti tim gabungan pencari fakta penting. Nah sekarang, dari mana Pak Presiden bisa mendapatkan informasi bahwa itu nggak benar? Dari mana Pak Kapolri bisa mendapat informasi bahwa ini nggak benar? Tim gabungan pencari fakta itu yang bisa dilakukan,” kata Novel.

Novel mengalami teror air keras pada 11 April 2017. Sejak saat itu hingga setahun berlalu, polisi menyelidiki kasus itu dan tak menemui titik terang.

Pemeriksaan saksi hingga akhirnya memunculkan sketsa terduga pelaku teror air keras menjadi pencapaian polisi meski tak jua bermuara pada pengungkapan kasus.

Novel pun kini menaruh harap pada Presiden Jokowi untuk segera mengambil langkah, terutama untuk membentuk TGPF. (dtc/red)