Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa 6,1 SR di Banten

38 views

SpiritNews.Co, Jakarta | Ratusan rumah rusak akibat gempa berkekuatan 6,1 skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Kabupaten Lebak, Banten, Selasa, 23 Januari 2018. Ratusan rumah rusak itu tersebar di Banten dan Jawa Barat, yakni Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor.

Posko BNPB telah mengonfirmasi dampak gempa ke BPBD setempat. “Berdasarkan data sementara, ratusan rumah rusak akibat gempa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya.

Ia merincikan, di Pandeglang terdapat Aula SMA CMBBS Pandeglang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa. Sementara di Banten terdapat 115 rumah rusak, 1 masjid rusak, dan 1 puskesmas rusak.

Sutopo menyebut, di Cianjur, terdapat 1 rumah rusak berat masing-masing di Desa Tanggeung dan Desa Pagermaneuh. Di Sukabumi, lanjut dia, terdapat 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas umum kesehatan rusak ringan.

Sementara di Kabupaten Bogor terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak 7 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan.

“Data akan bertambah karena diperkirakan masih terdapat bangunan yang rusak,” kata Sutopo, seperti dilansir dari okezone.com, Selasa, 23 Januari 2018.

Sementara itu, enam pelajar luka berat dan dua luka ringan akibat tertimpa genting yang runtuh di SMK Tenggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Juga terdapat 1 rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan 1 rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh.

“BPBD bersama unsur lainnya masih melakukan pendataan dampak kerusakan akibat gempa 6,1 SR. Dampak kerusakan akan bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing pada isu yang menyesatkan bahwa akan terjadi gempa susulan yang lebih besar.

“Wilayah Selatan Jawa memang rawan gempa dan sepi terjadi gempa-gempa besar sehingga harus diwaspadai. Saat merasakan guncangan gempa segera keluar rumah atau mencari tempat-tempat yang aman,” pungkasnya. (okz/red)