Pemkot Cilegon Gelar Diklat dan Ujian Sertifikasi Barjas

25 views

Cilegon, SpiritNews.Co | Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon menyelenggarakan acara Diklat dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang atau Jasa (Barjas) Pemerintah di lingkungan Pemkot Cilegon Tahun 2018, di Hotel Grand Mangku Putra Cilegon, Senin, 07 Mei 2018.

Plt Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai pemicu semangat dalam mendapatkan kesempatan mengikuti Diklat Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah.

“Kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mengikuti Diklat Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Edi juga mengatakan, perlu adanya peningkatan partisipasi publik tentang penerbitan regulasi barang dan jasa pemerintah.

“Agar sejalan dengan terwujudnya pengadaan barang dan jasa sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku perlu adanya penerbitan regulasi untuk peningkatan partisipasi publik dalam pelaksanaan pembangunan,” ungkapnya.

Edi berharap kepada seluruh peserta Diklat supaya pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan keahlian dalam hal pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Saya berharap agar setiap pegawai dapat meningkatkan keahliannya dalam hal pengadaan barang dan jasa supaya bisa mempercepat penyerapan anggaran pada setiap lembaga dan OPD agar akselerasi pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Aparatur BKPP Kota Cilegon, Yunan Nurkolis dalam sambutannya mengatakan, dilaksanakannya acara ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bagi pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen serta panitia pengadaan, dengan peserta berjumlah 40 orang.

“Perlu kita ketahui bersama, diadakannya acara ini guna membekali pegawai di lingkungan pemerintah Kota Cilegon dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah agar memiliki keahlian dalam penggunaan anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen serta panitia pengadaan,” terangnya. (nan/red)