Pemkot Cilegon Akan Memasang 7 Alat Pemantau Kualitas Udara

36 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ciegon mengadakan acara Sosialisasi Kebijakan dan Pengembangan Sistem Pemantauan Kualitas Udara di Kota Cilegon dengan tema Menjadikan Kota Cilegon menjadi Kota yang nyaman dan asri yang diadakan di Hotel Mangku Putra, Rabu, 21 Maret 2018.

Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi yang membuka acara tersebut dalam sambutannya mengatakan pertumbuhan industri di Kota Cilegon berkembang sangat pesat dibandingkan dengan Kota lain di Povinsi Banten pertumbuhan di sektor industri Kota Cilegon menimbulkan dampak lingkungan seperti penurunan kualitas lingkungan dan udara.

“Dampak lingkungan yang berpotensi menurunnya kualitas lingkungan dan kualitas udara perlu upaya penanganan dalam menjaga dan memantau kualitas udara agar dapat tercapai pembangunan yang berkelanjutan dan terciptanya pelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya.

Lebih lanjut Edi juga menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon sangat peduli dan konsen terhadap kelestarian lingkungan hidup berdasarkan perencanaan yang dilakukan oleh DLH Kota Cilegon akan memasang alat pemantau udara secara berkelanjutan.

“Perlu Kita ketahui bersama Kota Cilegon akan memiliki 7 alat pemantau kualitas udara secara berkelanjutan yang akan di sebar di setiap Kecamatan yang ada di Kota Cilegon yang telah dianggarkan melalui APBD,” terangnya.

Edi berharap, masyarakat Kota Cilegon dapat merasakan manfaat dari pemantauan udara supaya dapat menetralisir asap dan debu.

“Saya harap alat pemantau kualitas udara dapat mengendalikan limbah dari asap dan debu yang tersebar di Kota Cilegon agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Cilegon Ujang Iing dalam sambutannya menjelaskan, alat pemantau udara ini sebagai sistem validasi data pencemaran udara.

“Agar terwujudnya sistem udara yang berkelanjutan perlu adanya alat pemantau udara sebagai validasi data pencemaran udara sehingga dapat terciptanya lingkungan yang bersih dan asri supaya masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ucapnya. (nan/red)