Pemko Solok Gelar Kampanye Imunisasi Measles dan Rubella

24 views

SpiritNews.Co, Solok | Imunisasi penting dalam menurunkan kesakitan, kecacatan dan kematian akibat berbagai macam penyakit yang menyerang manusia. Untuk memperkuat akan pentingnya imunisasi Pemerintah Kota (Pemko) Solok melalui Dinas Kesehatan mengadakan pertemuan introduksi dan kampanye Imunisasi Measles dan rubella (MR) bagi seluruh pengelola Posyandu se Kota Solok, di Aula Dinas Kesehatan, beberapa waktu yang lalu.

Kasi Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kota Solok, Rice Farida mengatakan, sasaran untuk pemberian imunisasi dapat dilihat pada bulan April 2015 hingga Maret 2018.

Dijelaskannya, pemberian imunisasi di Indonesia adalah wajib, dan telah dijelaskan oleh Undang-undang tentang kesehatan dan akibat jika terjadi kesalahan atau kelalaian pada pelayanan kesehatan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapala Dinas Kesehatan yang diwakili Kasi Seksi P2P, dan diikuti seluruh jajaran dan 45 pengelola Posyandu se Kota Solok. Adapun yang menjadi narasumber adalah Dice Farida dan Hera Febrianto.

Dice menjelaskan, terdapat dua jenis imunisasi yang diberikan yakni Imunisasi program dan imunisasi pilihan. Imunisasi program merupakan imunisasi wajib diberikan kepada seseorang sebagai bagian dari masyarakat dalam rangka melindungi yang bersangkutan dan masyarakat sekitar dari penyakit yang dapat dicegah.

Kemudian imunisasi pilihan merupakan imunisasi yang dapat diberikan kepada seseorang sesuai dengan kebutuhan dalam rangka melindungi yang bersangkutan dari penyakit tertentu.

“Pada kegiatan dijelaskan mengenai pengertian imunisasi kepada para pengelola posyandu, bahwa imunisasi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan dan mengaktifkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit, sehingga suatu saat penyakit tersebut tidak akan menjangkiti tubuh, atau hanya mengalami sakit ringan saja,” kata Dice.

Sementara itu, Hera Febrianto mengatakan, penyakit campak dan rubella merupakan penyakit infeksi yang menular melalui saluran nafas yang disebabkan virus.

Pada sesi tanya jawab antara pemateri dan petugas posyandu, ditarik kesimpulan agar kegiatan tersebut dapat memperkuat pengetahuan petugas posyandu, menguasai dasar dan tujuan imunisasi.

Diharapkan pada bulan Agustus/September tahun ini proses imunisasi campak dan rubella berjalan lancar. Dan yang terpenting petugas dan masyarakat dapat memahami, gejala, bahaya penyakit campak dan rubela, dan bagaimana caranya agar terlindung dari Campak dan Rubella, salah satu cara untuk mencegah campak dan rubela adalah dengan vaksinasi sehingga diperlukan kegiatan imunisasi masal MR. (eyn)