Kasus KLB Gizi Buruk, Mendes Akan Evaluasi Dana Desa di Asmat

31 views

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo.

SpiritNews.Co, Jakarta | Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemende PDTT) akan mengevaluasi dana desa yang diberikan untuk daerah Asmat, Papua. Evaluasi dilakukan menyusul ditemukan kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk.

Menurut Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menjelaskan, selama ini dana desa untuk suku Asmat cukup besar, namun menurutnya haruslah ada pengawasan agar dana itu tepat penggunaannya.

“Dana untuk Asmat sebetulnya cukup besar ya, Kabupaten Asmat dapat Rp200 miliar dalam satu tahun. Bagaimana lebih tepat lagi penggunaan uang, itu saja,” kata Eko seperti dilansir dari okezone.com, Kamis, 1 Februari 2018.

Meski begitu, Eko enggan memberikan gambaran mengenai penyebab adanya gizi buruk dan campak di Asmat. Menurutnya, anak-anak yang terjangkit merupakan masyarakat yang berpindah-pindah.

Sebab itu, kata Eko, pihaknya tengah merancang membuat pemukiman di wilayah rawa dan mengedukasi masyarakat khususnya di suku Asmat.

“Asmat kita harus dalami lagi karena masyarakatnya berpindah-pindah tidak mau settle di satu tempat dan daerah rawa-rawa. Dari beberapa pertemuan kita lagi rancang gimana bikin settlement di daerah-daerah yang rawa-rawa dan bagaimana mengedukasi masyarakatnya agar tidak berpindah,” tutur Eko. (okz/red)