Jokowi: Terorisme Tak Hanya Terjadi di Indonesia

7 views

Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan terkait kerusuhan di Rutan Mako Brimob di Istana Bogor, Kamis, 10 Mei 2018.

SpiritNews.Co, Jakarta | Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, peristiwa terorisme tidak hanya terjadi di Indonesia. Negara-negara lain juga mengalami masalah yang sama dalam beberapa waktu terakhir.

“Bahwa ada peristiwa saya kira tidak hanya di Indonesia, di negara lain juga, karena tidak ada yang bersih dari peristiwa teror,” kata Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu, 12 Mei 2018.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi menanggapi peristiwa pemberontan dan penyanderaan yang dilakukan narapidana terorisme di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob, Jawa Barat, sepanjang Selasa, 8 Mei 2018, hingga Kamis, 10 Mei 2018.

Lima polisi gugur akibat peristiwa tersebut. Presiden meminta Polri dan Kementerian Hukum dan HAM melakukan evaluasi total pasca kejadian itu.

“Ya, harus ada evaluasi total, koreksi-koreksi baik mengenai untuk penjaranya, apakah perlu di markas atau di luar markas, kemudian cara pemeriksaan, apakah pemeriksaan harus di tempat atau seperti apa,” ujarnya seperti dilansir dari Kompas.com.

Presiden juga memastikan perhelatan besar yang akan digelar di Tanah Air, seperti Asian Games 2018, akan berlangsung aman.

Menurutnya, aparat keamanan sudah bersiap mengamankan ajang olahraga terbesar se-Asia yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

“Iya, aman. Aman. Saya kira aparat kita siap mengawal perhelatan besar yang ada di Tanah Air,” kata Jokowi.

Kerusuhan terjadi di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, sejak Selasa malam, 8 Mei 2018. Para tahanan menyandera polisi, merebut senjata, dan menguasai tiga blok rutan.

Meski sempat ada perlawanan, sebanyak 155 tahanan akhirnya menyerahkan diri pada Kamis pagi, 10 Mei 2018. Lima polisi yang disandera gugur dan seorang napi teroris tewas akibat insiden ini.

Seorang sandera terakhir, yakni Bripka Iwan Sarjana, bisa dibebaskan dalam kondisi selamat. Iwan mengalami luka-luka dan langsung dirawat di RS Polri Kramatjati. Jokowi sebelumnya sudah menegaskan bahwa negara dan rakyat tidak takut pada terorisme.

Ia juga mengucapkan belasungkawa atas lima polisi yang gugur saat menjalankan tugas. (kpc/red)