Dua Pertiga DPD I Golkar Desak Segera Digelar Munaslub

42 views

Ilustrasi Partai Golkar.

SpiritNews.Co, Jakarta | Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono mengatakan sebanyak dua pertiga dari 34 DPD telah sepakat menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) sebelum sidang praperadilan Setya Novanto atas status tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Selaku pelopor, ia membeberkan alasan dua pertiga DPD I itu mendesak segera dilaksanakan munaslub. Mereka ingin mengembalikan muruah Golkar sebagai partai antikorupsi.

Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap Ketua Umum dan juga praduga tidak bersalah, tetapi secara politik dalam asas kepatutan politisnya yang kita bicarakan asas kepatutan politiknya ini yang sedang kita bicarakan,” ungkap Wisnu saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 6 Desember 2017.

Sebagai pimpinan Golkar di daerah, ia merasakan dampak dari status tersangka sang ketum. Apalagi menghadapi Pilkada Serentak 2018, apabila tidak segera dibenahi bukan tidak mungkin para kandidat calon gubernur maupun wakil gubernur yang diusung Golkar akan kalah karena tidak dipercaya masyarakat.

“Kita tidak mau dihakimi oleh rakyat. Pokoknya kita adalah Partai Golkar dianggap partai yang menyetujui korupsi,” tuturnya.

Wisnu melanjutkan, apabila masalah itu tidak segera diatasi maka Golkar akan ditinggalkan para simpatisannya. Sementara merawat simpatisan itu perlu kerja ekstra, simpatisan dan konstituen itu modal utama untuk menjadi partai besar.

“Di dalam partai itu ada komponen struktur komponen kultur, komponen simpatisan ada kostituen. Kita kan harus menjaga konstituen dan simpatisan ini yang secara konsep lebih besar dari struktur dan kultur,” pungkasnya.

 

(red)

DPD I Golkar Golkar Munaslub Golkar