Cilegon Ethnic Carnival Kelima Disaksikan Ribuan Warga

12 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Cilegon Ethnic Carnival (CEC) kembali di gelar oleh Pemerintah Kota Cilegon dalam rangka HUT Kota Cilegon ke- 19. Namun kali ini Pemkot Cilegon melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Budaya (Disparbud) membuat konsep yang berbeda dari sebelumnya.

Tahun 2018 ini, CEC digelar pada malam hari dengan tema Cilegon Night Carnival, dimulai dari depan Kantor Wali Kota hingga Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu malam, 28 April 2018.

Even CEC yang ke lima ini pun bisa di bilang lebih meriah, karena di saksikan oleh ribuan warga Cilegon maupun luar cilegon yang tumpah ruah di sepanjang Jalan Protokol Kota Cilegon.

Antusiasme warga yang ingin menyaksikan langsung parade kostum nusantara ini juga cukup meriah sejak acara di mulai pukul 20.00 hingga 23.30 WIB.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparbud Kota Cilegon, Neli Evalinda mengungkapkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang datang dan turut mensukseskan CEC.

“Kami sangat senang dan bangga dengan antusiasme warga pada acara CEC tahun ini. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak dan seluruh masyarakat cilegon,” ungkapnya.

Menurutnya, pagelaran CEC tahun ini merupakan pagelaran yang kelima kali diadakan di Kota Cilegon, di mana dalam pagelarannya selalu ada perbedaan dengan tahun sebelumnya.

“Pagelaran CEC tahun ini sengaja kita lakukan pada malam hari, berbeda dengan pagelaran CEC tahun lalu yang kita lakukan siang hari. Kenapa kita lakukan pada malam hari agar kostum yang digunakan oleh para peserta CEC tersebut dapat terlihat indah dengan paduan dari cahaya lampu hari,” Neli beralasan.

Neli melanjutkan, Kota Cilegon sebagai kota industri secara otomatis banyak suku dari luar Banten. Maka, dengan dilaksanakannya pagelaran CEC lebih menyatukan beragam etnis dan suku yang ada.

“Ada sekitar 10 paguyuban etnis atau suku yang mengikuti pagelaran malam ini, di antaranya paguyuban Tionghoa, Minang, Batak, Manado Papua, Ambon, Maluku, Bali, Jawa Timur, dan Kujang dari Jawa Barat. Selain ada beberapa komunitas dari luar negeri seperti Jepang dan Korea,” ungkapnya.

Neli berharap, pagelaran Cilegon Ethnic Carnival (CEC) tahun ini lebih menyatukan seluruh paguyuban beragam etnis dan suku yang ada di Kota Cilegon.

“Pagelaran CEC ini, selain untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Cilegon ke-19, juga diharapkan akan mampu menyatukan semua paguyuban etnis yang ada di Kota Cilegon. Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan dari wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara,” kata Neli. (ris)