Bocah SD Ini Tewas Kesetrum Saat Panjat Pagar Walet

26 views

SpiritNews.Co, Banyuwangi | Warga Banyuwangi digegerkan tewasnya bocah di rumah sarang Walet. Bimatara (7) bocah SD kelas 1 itu diketahui tewas mengenaskan di atas pintu gerbang besi rumah sarang walet, milik Yenti, warga Dusun Krajan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Posisi korban masih dalam posisi berdiri sambil kedua tangannya memegang kabel yang melintang persis di atas pintu yang dipijaknya. Kepala korban terlihat lunglai ke belakang.

Diduga korban memanjat pintu gerbang. Setibanya di atas, korban meraih kabel untuk berpegangan. Ternyata kabel tersebut teraliri listrik PLN. Bimantara ditemukan tewas oleh warga setempat.

“Tubuh korban sudah dievakuasi warga. Kita terlebih dahulu mematikan aliran listrik pada kabel. Korban tadi dilarikan ke Puskesmas Gladag. Tapi sudah meninggal,” ujar Masrodin, salah satu warga setempat seperti dilansir dari detikcom, Sabtu, 31 Maret 2018.

Warga mengetahui kejadian tragis tersebut setelah mendengar seseorang berteriak minta tolong. Kemudian warga langsung berhamburan ke lokasi kejadian.

“Saya pas mau ke Rogojampi dan ada laki-laki tua teriak-teriak minta tolong, ternyata ada anak kesetrum,” tambah Ani, warga setempat.

Setelah mendapat laporan warga, polisi langsung melakukan olah TKP. Polisi mengamankan kabel listrik dan pakaian korban. Saat ini pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait dengan insiden ini.

“Kita sudah lakukan olah TKP di lapangan. Sampai saat ini kita akan melakukan pemeriksaan beberapa saksi,” ujar Kapolsek Rogojampi, Kompol Haryono.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bakar dan kulit mengelupas di leher belakang sebelah kanan, telapak tangan kanan, persendian kaki kiri dan kanan bagian depan, dan lutut sebelah kanan. Selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Gladag untuk dilakukan pemeriksaan medis dan dimintakan VER.

Kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat khususnya para orang tua untuk terus memantau buah hatinya. Karena bahaya tak pernah bisa diduga kapan datangnya. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Rogojampi. (dtc/red)