Akankah Anies Baswedan Jadi Cawapres Prabowo?

19 views

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggendong bayi bernama Muhammad Asa di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Senin, 27 November 2017.

SpiritNews.Co, Jakarta | Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi yang tertinggi sebagai cawapres dalam rilis survei Indo Barometer di Senayan, Jakarta, Minggu, 3 Desember 2017.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, hal itu akan menjadi masukan bagi partainya untuk menentukan cawapres yang akan diusung mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres.

Ya, itu tentu bisa jadi bahan pertimbangan. Saya tidak mau mendahului, ya, tetapi kalau bicara cawapres, saya kira Gerindra nanti perlu. Misalnya, dengan calon-calon mitra koalisi untuk membicarakan dan duduk bersama,” kata Fadli di Senayan, Jakarta, Minggu, 3 Desember 2017.

Saat ditanya komitmen Anies memimpin Jakarta hingga 2022 meskipun di tengah jalan nantinya ditawari mendampingi Prabowo sebagai cawapres, Fadli tidak menjawab tegas.

Awalnya, ia mengatakan, saat ini Anies telah berkomitmen membenahi Jakarta hingga masa jabatannya selesai. Sebab, kata Fadli, Jakarta juga memiliki sejumlah permasalahan yang harus diselesaikan.

Namun, ia mengatakan, dalam politik, semua hal bisa terjadi. Karena itu, saat kembali ditanya kemungkinan Anies diduetkan bersama Prabowo, Fadli tak menampik dan tak membenarkan.

“Sementara ini saya kira mungkin dilakukan saja untuk pembenahan (Jakarta). Kita juga tidak ingin DKI jadi batu loncatan seperti sebelumnya. Makanya politik itu dinamis. Tetapi, kita lihat saja nanti,” lanjutnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati posisi tertinggi sebagai cawapres dalam survei Indo Barometer yang dirilis di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu, 3 Desember 2017.

Berdasarkan pertanyaan terbuka, elektabilitas Anies 10,5 persen. Sementara berdasarkan pertanyaan tertutup dengan dibatasi 12 nama cawapres, elektabilitas Anies meningkat menjadi 11,8 persen.

“Disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 10,3 persen, Gatot Nurmantyo (Panglima TNI) 9,3 persen, Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung) 7,3 persen, Sohibul Iman (Ketum PKS) 5,4 persen, Moeldoko (mantan Panglima TNI) 3 persen, dan Puan Maharani 2,8 persen,” ucap Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari

Jika menjadi cawapres Ketua Umum Partai Gerindra, elektabilitas Anies meningkat hampir dua kali lipat menjadi 22,5 persen.

Sementara beberapa nama ketua umum partai, seperti Ketua Umum PKS Sohibul Iman elektabilitasnya hanya 4,2 persen. Elektabilitas Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar hanya 0,1 persen jika menjadi cawapres Prabowo.

 

(red)

Anies Baswedan Pilpres 2019