Ada Prediksi Tsunami, Yoyon Sujana Minta Warga Pandeglang Tetap Tenang dan Waspada

28 views

Yoyon Sujana.

SpiritNews.Co, Serang | Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Yoyon Sujana meminta warga tidak panik terkait adanya prediksi soal tsunami setinggi 57 meter. Menurutnya, hal itu hanya sebatas prediksi awal.

“Kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pandeglang, sehubungan dengan maraknya berita terkait prediksi ada potensi tsunami di wilayah Banten setinggi 57 meter, saya menghimbau agar tetap tenang dan waspada dengan meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT. Karena kita semuanya sungguh tidak ada daya dan upaya selain atas kehendaknya,” ujar Yoyon, melaui pesan tertulisnya, Rabu, 04 April 2018.

Yoyon juga mengatakan, bahwa dirinya pernah menjadi Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten yang bermintra dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, dan sering melakukan koordinasi terkait perkiraan terjadi bencana.

“Saya pernah menjadi Ketua Pansus Raperda Penanggulangan Bencana. Tidak pernah membahas kemungkinan terjadi bencana Gempa maupun tsunami sedasyat itu (ketinggian 57 meter-red,” pungkasnya.

Dirinya juga sering membaca buku, memantau berita, namun kata Yoyon, belum ada ilmuan (teknologi-red) yang bisa menjelaskan secara pasti kapan bencana Gempa Bumi dan Tsunami akan terjadi.

“Saya tau secara teori, kemungkinan akan sering terjadi gempa di Banten (Pulau Jawa-red). Ini mengingat lempengan bumi dan terdapat potensi tsunami. Tetapi yang disampaikan di berita tersebut adalah kemungkinan terburuk berdasarkan info sejarah hingga kini. Karena sewaktu Gunung Krakatau meletus saja jelas tidak setinggi itu (Kata cerita nenek moyang kita yang turun temurun), dan waktu kejadiannya pun tidak dapat diprediksi,” tutur Yoyon.

Ia berharap, bahwa perlu dilakukan langkah mitigasi pengurangan resiko bencana secara bertahap. Dimulai dari persoalan yang terkecil di sekitar, seperti memperbanyak selter tsunami, mempermudah akses evakuasi dan memperbanyak jalur evakuasi, serta membuat Kampung Bencana (Tempat Pengungsian-red). Seperti yang sudah dilakukan oleh Pemprov Banten di Wilayah Kecamatan Patia.

“Sekali lgi saya menghimbau dan mengajak kepada semua pihak untuk memberi perhatian, membuat ketenangan seluruh jiwa raga warga masyarakat dengan cara memberikan informasi kepada semuanya dengan logika, agar tetap tenang dan tetap waspada dengan meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT. Karen kita semuanya sungguh tidak ada daya dan upaya selain atas kehendaknya. Mari jadikan Iman dan Taqwa sebagai pondasi untuk membangun dan mensejahtrakan rakyat,” terang anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Demokrat ini. (Dewi)