6,7 Juta Warga Belum Punya E-KTP, Kemendagri Diminta Jemput Bola

19 views

Illustrasi.

SpiritNews.Co, Jakarta | Anggota Komisi II DPR RI Achmad Baidowi meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera bertindak mengatasi masih adanya 6,7 juta warga yang belum memiliki e-KTP. Padahal e-KTP ini merupakan syarat untuk bisa menggunakan hak pilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.

“Untuk Kemendagri harus melakukan terobosan agar 6,7 juta warga bisa ber e-ktp atau setidaknya bisa melakukan perekaman,” ujar Baidowi seperti dilansir dari Okezone, Jumat, 30 Maret 2018.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembanguna (PPP) ini menyarankan Kemendagri untuk giat melakukan perekaman kepada warga melalui sistem jemput bola.

Ia mencontohkan Kemendagri dapat konsisten melakukan pelayanan keliling dengan jemput bola mendatangi desa-desa atau tempat-tempat terpencil dengan menggunakan sarana mobile enrollment. Serta, membuka pelayanan Perekaman dan Pencetakan e-KTP dalam event-event pameran, maupun event-event lainnya yang telah dilakukan hingga saat ini.

Menurut Baidowi, Kemendagri juga harus memperhatikan warga yang tinggal di pedalaman sehingga sulit untuk bisa menjangkaunya.

“Yang menjadi kendala selama ini adalah daerah pedalaman yang aksesnya sulit. Nah, ini yang perlu diperhatikan,” jelas Baidowi.

Baidowi menuturkan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) sudah dijelaskan, bahwa bagi warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP namun belum mendapatkan blanko e-KTP bisa menggunakan surat keterangan (suket) agar bisa menggunakan hak pilihnya.

Suket ini diperoleh dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat usai melakukan proses perekaman e-KTP.

“Bagi warga yang sudah melakukan perekaman e-ktp, maka untuk sementara bisa menggunakan surat keterangan,” tutur Baidowi.

Sebelumnya, KPU tengah menghimpun Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam Pilkada serentak 2018. Total DPS yang telah tercatat mencapai 152 Juta orang.

Dari 152 juta pemilih, pemilih laki-laki tercatat 75 juta dan pemilih perempuan 76 juta. Sedangkan untuk Tempat Pemilihan Suara (TPS) sebanyak 385 ribu di 375 kabupaten/kota.

Selain itu KPU juga menjelaskan tercatat sebanyak 6.768.025 pemilih belum memiliki KTP elektronik. Dengan jumlah laki-laki 3.497.228 dan jumlah perempuan 3.270.797 pemilih. (okz/red)